
Connecticut – Gencarnya iklan minuman soft drink di televisi, pasti bakal mempengaruhimu. Terbayang rasanya yang menyegarkan di saat haus, besar kemungkinan minuman soft drink adalah pilihan yang tepat. Minum sekali-kali sih boleh, tetapi jangan terlalu sering.
Sebab para ahli kesehatan dari Pusat Osteoporosis Universitas Connecticut menyimpulkan mengonsumsi minuman bersoda satu atau dua gelas berefek negatif pada kesehatan tulang. Padahal kamu sekarang sedang dalam masa pertumbuhan karena masih remaja. So pasti, dengan terlalu seringnya kamu meminum soft drink, dipastikan asupan kalsium yang harusnya diperlukan untuk tulang, menjadi terhambat dan bisa mempengaruhi postur tubuhmu.
Dari hasil penelitian menyebutkan, minuman bersoda tidak memiliki kadar kalsium dan vitamin D yang cukup. Gawatnya lagi, soda dalam minuman dapat mengurangi beberapa zat bermanfaat, seperti kalsium. Ditambah dengan kandungan kafein yang tinggi dalam minuman bersoda, semakin memperburuk efek osteoporosis pada tulang.
Dr Lawrence Raisz, Direktur Pusat Osteoporosis, Universitas Connecticut menjelaskan anak-anak dan para remaja untuk menghindar dari minuman bersoda. “Mengkonsumsi minuman bersoda yang berlebihan, dapat melemahkan kekuatan tulang. Kita patut mewaspadainya," katanya.
Mengapa minuman bersoda dapat menghilangkan kalsium yang dibutuhkan tubuh, dikarenakan soda mengandung Phosporic acid. Zat inilah yang menyebabkan tubuh tidak dapat menyerap kalsium secara maksimal.
Jadi selama masa pertumbuhan seperti kamu-kamu, jangan terlalu sering meminum soft drink. Bukan hanya kurang baik bagi kesehatan, minuman tersebut juga lebih mahal bila kita meminum air mineral. So, lebih baik biasakan dengan air mineral.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar