
Zat kental berwarna keemasan ini dikenal sebagai zat pemanis murni yang kaya akan nutrisi. Selain mengandung berbagai enzim yag membantu proses pencernaan dan metabolisme, madu juga mengandung asam amino, karbohidrat, protein, vitamin serta mineral yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Asam amino bebas di dalam madu merupakan zat gizi yang muda diserap sel-sel tubuh, membantu penyembuhan penyakit, dan membentuk neurotransmitter (senyawa yang berperan mengoptimalkan fungsi otak).
Vitamin pada madu diantaranya berupa B2 (riboflavin) dan B6 (pirodoksin) yang berperan dalam metabolisme protein, antidermatik (mencegah penyakit kulit), B3 (asam pantotenant) dan H (biotin) yang berperan dalam metabolisme lemak dan protein serta menghambat penyakit kulit seperti eksim dan herpes. Madu juga memiliki zat antioksidan (vitamin E dan C) yang diyakini mencegah trjadinya kanker, jantung, dan penyakit kronis lainnya. Zat antibiotik dalam madu juga mampu mengalahkan kuman patogen penyebab infeksi dan perangsang biogenik yang berperan dalam peningkatan kesegaran, kegiatan, dan keterampilan tubuh.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar